Sudah Lari Kencang, Rupiah Sepertinya Mau Istirahat Dulu

Sudah Lari Kencang, Rupiah Sepertinya Mau Istirahat Dulu

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tampaknya akan melemah di perdagangan pasar spot hari ini. Tanda-tanda depresiasi rupiah sudah terlihat di pasar Non-Deliverable Market (NDF).

Berikut kurs dolar AS di pasar NDF pada penutupan perdagangan spot kemarin dibandingkan hari ini, Kamis (16/4/2020), mengutip data Refinitiv

PeriodeKurs 15 April (15:00 WIB)Kurs 16 April (07:13 WIB)
1 PekanRp 15.717Rp 15.748,55
1 BulanRp 15.822Rp 15.820
2 BulanRp 15.922Rp 16.004,55
3 BulanRp 16.037Rp 16.042
6 BulanRp 16.345Rp 16.408,58
9 BulanRp 16.550Rp 16.607,75
1 TahunRp 16.755Rp 16.788
2 TahunRp 17.600,4Rp 17.840

:Berikut kurs Domestic NDF (DNDF) yang kali terakhir diperbarui pada 15 April pukul 14:59 WIB:

PeriodeKurs
1 BulanRp 15.630
3 BulanRp 15.725

NDF adalah instrumen yang memperdagangkan mata uang dalam jangka waktu tertentu dengan patokan kurs tertentu pula. Sebelumnya pasar NDF belum ada di Indonesia, hanya tersedia di pusat-pusat keuangan internasional seperti Singapura, Hong Kong, New York, atau London.

Pasar NDF seringkali mempengaruhi psikologis pembentukan harga di pasar spot. Oleh karena itu, kurs di NDF tidak jarang diikuti oleh pasar spot. Padahal NDF sebelumnya murni dimainkan oleh investor asing, yang mungkin kurang mendalami kondisi fundamental perekonomian Indonesia.

Bank Indonesia (BI) pun kemudian membentuk pasar DNDF. Meski tenor yang disediakan belum lengkap, tetapi ke depan diharapkan terus bertambah.

Dengan begitu, psikologis yang membentuk rupiah di pasar spot diharapkan bisa lebih rasional karena instrumen NDF berada di dalam negeri. Rupiah di pasar spot tidak perlu selalu membebek pasar NDF yang sepenuhnya dibentuk oleh pasar asing.

Sumber