Simulasi Potongan Gaji Karya Setelah Tapera Sah

Beautiful Asian woman using smartphone buying online shopping by credit card while wear sweater sitting on desk in living room at home. Lifestyle woman at home concept.

Setelah Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) sah diteken oleh Presiden Joko Widodo (@jokowi) maka baik gaji karyawan swasta atupun PNS kena tambahan potongan baru.

Sebelum munculnya iuran tapera, gaji para pegawai di Indonesia sudah terdapat berbagai macam potongan yang perlu dibayarkan seperti PPh 21, BPJS Kesehatan, dan BPJS Ketenagakerjaan yang dibagi menjadi Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Pensiun (JP).

Iuran Tapera yang akan diberlakukan tahun depan, gaji karyawan akan terpotong sebesar 2,5 % dari total pemotongan 3%. Adapun 0,5% sisanya akan ditanggung oleh perusahaan.

Berdasarkan aturan terbaru, Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) ditetapkan sebesar 54 juta setahun atau 4,5 juta sebulan. Namun bila karyawan bergaji lebih dari Rp 4,5 juta maka akan dikenakan pajak PPh 21 karena penghasilan 1 tahun melebihi Rp 54 juta.

Sedangkan untuk BPJS Kesehatan, Iuran bagi Peserta Pekerja Penerima Upah yang bekerja di BUMN, BUMD dan Swasta sebesar 5% dari Gaji atau Upah per bulan dengan ketentuan : 4% dibayar oleh Pemberi Kerja dan 1% dibayar oleh Peserta.

Untuk Jaminan Hari Tua (JHT) adalah manfaat uang tunai yang dibayarkan sekaligus pada saat peserta memasuki usia pensiun, meninggal dunia, atau mengalami cacat total tetap.

Iuran JHT yang harus ditanggung karyawan adalah sebesar 2% dari upah per bulan sisanya 3,7% ditanggung oleh Pemberi Kerja.

Selanjutnya terdapat iuran Jaminan Pensiun (JP) yang harus ditanggung karyawan adalah sebesar 1% dari upah per bulan sisanya 2% ditanggung oleh Pemberi Kerja.

Berikut simulasinya untuk seorang pegawai lajang yang tidak memiliki anak yang berpenghasilan Rp 5 juta per bulan.

Iuran Tapera (2,5%) Rp 125.000
Iuran BPJS Kesehatan (1%) Rp 50.000
Iuran JHT (2%) Rp 100.000
Iuran JP (1%) Rp 50.000
PPH 21 (Penghasilan Perbulan – Tapera – BPJS Kesehatan – JHT – JP – PTKP) x 5% = Rp 8.750
Dengan hitungan singkat, total potongan kurang lebih Rp 333.750.

Source: CNBCIndonesia, freepik